aku lahir di indonesia,bukan rahasia
aku orang batak,asli simalungun
dan tanpa maksud menyinggung para gembala di gereja
pahlawan penginjilan seluruh dunia
aku bersedia mengorbankan hidupku
untuk kemajuan simalungun
tanpa disuruh tanpa memeras orang lain
aku adalah anak manusia
terdiam diantara resah
ketika anak-anak simalungun
terlahir sebagai pengecut
gereja menjadi benteng-benteng yang munapik
kumpulan orang yang bertopeng
yang mengatas namakan firman untuk kemenangan
aku adalah suara kehidupan
yang terlahir dari kematian
ketika para pemuka pintar bertatap muka
berbicara seolah sang fasis
memerintah tanpa tanda baca
pendeta hanya bisa tertawa
di balik jubah tak hebat berceramah
aku adalah sang pemberontak
mulutku kan menjadi taringku
mengatakan pada seluruh dunia
jika awan hitam menyelimuti setiap insan
pada siapa kita bertanya
akankah ada sang pendamai
seperti para rasul meninggalkan kemegahan istananya
akankah ada orang yang lebih memberi daripada menerima
akankag ada pendeta yang hanya diam di pondok-pondok
hanya mendengar tanpa meninggalkan kemalasannya
tanggung jawab yang dipilih tuhan menjadi saksinya
ketika jemaat yang hanya terpaku di balut doa
ketika fajar menguliti tubuhnya dengan nyanyian neraka
ketika umatnya berjalan sendiri
siapakah penopangnya?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar